Bismillah. Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
Profil Al Masihuddajjal:
Nama Asli: Tidak diketahui
Status: Hidup
Tempat Tinggal: Disebuah Pulau disekitar lautan Pasifik. Namun tidak akan ada orang yang bisa melihat pulau itu.
Orangtua: Ayahnya adalah seorang penyembah berhala dan ibunya adalah orng yang mengidap penyakit di Payudara. Karena saat Dajjal kecil, ia tidak mau meminum ASI-nya.
Riwayat Hidup: Dajjal adalah anak dari pasangan sedarah dan penyembah berhala. Sejak kecil, mata Dajjal tidak terbuka namun hatinya dapat melihat. Ayahnya adalah pembuat patung berhala. Saat ia kecil, ia pernah menghancurkan berhala namun ayahnya yang disalahkan hingga akhirnya Ayahnya dihukum.Dajjal disebut sebagai anak yang tidak ada manfaatnya kecuali penghibur orangtuanya karena kelahirannya.
Akhirnya ia dibawa oleh Malaikat Jibril. Dan dari situ diajarkanlah ia tentang berbagai hal. Hingga akhirnya Dajjal menyadari kekuatannya. Ia selalu sehat, sangat cerdas dan dapat mengelilingi dunia. Ia diberikan pilihan untuk kembali ke Allah atau menuju impiannya yaitu"MENGUASAI DUNIA". hingga akhirnya ia pun melakukan berbagai perjalanan ke pelosok dunia. Dan sekarang, Dajjal sedang dirantai di sebuah pulau yang dijaga oleh makhluk berbulu dan besar. ( Sumber: Buku Dajjal akan muncul dari segitiga bermuda oleh Muhammad Isa Dawud)
Penyakit: Ia pernah dikutuk oleh Nabi Musa. Barangsiapa menyentuhnya maka akan terkena penyakit.
Usia: tak terhitung. Ia sudah hidup sejak sebelum zaman Nabi Musa.
Negeri yang pernah dijelajahi: Timur tengah,persia, inggris dan beberapa negara lain.
Kelemahan: Nabi Isa. Di perang besar melawan pasuka Muslim dibawah Komando Nabi Isa dan Imam Mahdi, Dajjal akan lari kocar-kacir saat melawan Nabi Isa. Ia tak berdaya saat menatap Nabi Isa.
Pasukan: Di masa depan, para Yahudi akan menjadi pasukan Dajjal.
Lama tinggal: Lamanya Dajjal tinggal di muka bumi hanya empat puluh hari. Akan tetapi sehari seperti setahun, sehari seperti sebulan dan sehari seperti seminggu. Seluruh hari-hari yang dilaluinya seperti hari-hari yang kita lalui sekarang. Demikianlah yang dituturkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.


0 komentar:
Posting Komentar